Cara yang Benar dan Aman Memasang Scaffolding

Home Blogs Cara yang Benar dan Aman Memasang Scaffolding
Posted By CV. Indo Jaya Logam on 2016-07-27 | Hits: 11872
Cara yang Benar dan Aman Memasang Scaffolding

Scaffolding adalah sebuah alat atau penyangga yang dapat sangat bermanfaat untuk memudahkan pekerjaan para pekerja bangunan terutama saat sedang membangun bangunan yang tinggi. Saat membeli scaffolding atau steger dari mereka yang jual steger, biasanya kita membeli rangkaian yang terpisah yang kemudian akan kita pasang kembali. Pemasangan steger ini tentu saja harus dilakukan oleh professional untuk menjamin keamanannya. Lalu sebenarnya, seperti apakah cara yang benar dan juga aman untuk memasang scaffolding ini?

  1. Memulai dari Tingkat Bawah atau Tingkat Pertama

Dalam memasang scaffolding harus dimulai dari tingkat yang paling bawah atau tingkat pertama dahulu. Selesaikanlah dahulu tingkatan ini kemudian baru anda dapat menyelesaikan tingkat selanjutnya. Membangun tingkat pertama pada steger dapat dilakukan seorang diri jika memang anda merasa sudah mengerti mengenai seluk beluk scaffolding. Namun jika belum dan jika anda hendak memasang tingkatan yang lebih tinggi, maka sangat tidak disarankan untuk melakukan pemasangan sendiri.

  1. Menggunakan Alat Bantu Saat Pemasangan

Untuk melakukan pemasangan steger beberapa tingkat ke atas sebaiknay dilakukan oleh banyak orang secara bersama sama. Selain itu, gunakanlah tali tambang atau tali besar untuk membantu menaikkan scaffolding ke tingkat atas. Hal ini juga sangat penting untuk menjamin keamanan para pegawai.

  1. Pemasangan dengan Menggunakan Pipa

Pemasangan yang benar dari scaffolding yang telah anda beli dari agen jual scaffolding adalah untuk tingkatan ke atas adalah dengan menggunakan semacam pipa penunjang dari steger itu sendiri. Selain itu, pipa penunjang ini juga digunakan untuk mengikat scaffolding ke sebuah bangunan.

Lalu, bagaimanakah cara menjaga kemananan saat memasang scaffolding? Pada dasarnya, scaffolding harus dirancang, diubah dan juga dibongkar oleh mereka yang memang sudah ahli. Selain itu, hal lain yang wajib untuk diperhatikan adalah sebagai berikut ini:

  1. scaffolding harus dipelihara sesuai dengan petunjuk dari buku produksi scaffolding yang ada. Biasanya ini sudah sesuai dengan standard industry yang digunakan. Jika anda menemukan ada bagian scaffolding yang sudah rusak atau mungkin lemah, maka sebaiknya segera ganti bagian tersebut.
  2. Jangan menggabungkan bagian bagian steger dari produsen yang berbeda beda. Hal ini sangat berbahaya karena biasanya produksi steger berbeda kualitas dan bahan pembuatannya antara satu produsen dengan yang lainnya.
  3. Letakkan steger pada pondasi yang kuat dan rata. Hal ini bertujuan mencegah scaffolding agar tidak roboh dan amble terutama saat sedang terdapat banyak pegawai yang berada di atasa scaffolding. Selain itu, ingat pula untuk tidak menggunakan material apapun untuk mengganjal scaffolding. Hal ini bertujuan agar scaffolding tetap dapat berdiri secara seimbang. Jika anda memilih untuk menggunakan pengganjal, maka hal ini sangat berbahaya. Jika anda menemui masalah yang menurut anda harus menggunakan pengganjal, maka akan ada baiknya untuk menemui ahli konstruksi terlebih dahulu atau tempat jual steger dimana anda membeli scaffolding tersebut.
  4. Terakhir, anda harus ingat bahwa lebar scaffolding tidak boleh kurang dari 46 cm.

Itulah tadi beberapa hal yang harus anda perhatikan saat memasang scaffolding atau steger agar dapat diguankan dengan baik dan yang terpenting tetap aman. Jika anda menemui masalah dalam scaffolding anda, maka sebaiknya anda tidak mengambil keputusan sendiri karena memang belum tentu keputusan tersebut tidak beresiko. Usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan ahlinya saat anda merasa ada yang salah.

Tags: steger, scaffolding


Share this info

Popular Listings