Mengenal Jenis Bangunan Steger atau Scaffolding

Home Blogs Mengenal Jenis Bangunan Steger atau Scaffolding
Posted By CV. Indo Jaya Logam on 2016-07-27 | Hits: 3768
Mengenal Jenis Bangunan Steger atau Scaffolding

Scaffolding atau Steger biasanya digunakan sebagai proteksi terhadap kecelakaan yang mungkin saja muncul dalam sebuah pekerjaan konstruksi bangunan atau sebuah proyek. Sebuah bangunan steger atau produksi scaffoldinh harus dilakukan oleh mereka yang memang sudah ahli atau yang biasa disebut juga dengan nama scaffolder. Nah, dalam pembuatan perancah ini ada beberapa bentuk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, bentuk serta kondisi yang ada pada lapanagan atau tempat dimana sebuah proyek akan dilakukan. Oleh karena itu, akan sangat penting bagi anda untuk palin tidak mengetahui mengenai kenis jenis bangunan scaffolding ini sebelum membelinya dari mereka yang jual steger agar anda mendapatkan scaffolding dengan kualitas yang baik dan tentu saja sesuai dengan kebutuhan anda. hal ini akan membuat anda melakukan pembelian yang efektif. Jenis jenis bangunan pada scaffolding adalah sebagai berikut ini:

  1. Scaffolding Independent

Jenis yang pertama adalah scaffolding independent. Ini adalah bangunan scaffolding yang biasanya dibangun dari bagian bawah dan menggunakan tumpuan soul plate dan juga base plate. Struktur dari bangunan independen ini biasanya dapat berdiri dengan sendirinya atau tidak terkait dengan bangunan apapun disekitarnya. Oleh karena itulah bangunan ini disebut juga dengan nama Scaffolding Independent.

  1. Scaffolding Hanging

Hanging adalah sebuah kata dalam bahasa Inggris yang berarti menggantung. Oleh karena itulah scaffolding hanging adalah bangunan scaffolding yang dibuat menggantung dari sebuah struktur yang permanent. Biasanya, bangunan steger ini dibuat dan diaplikasikan jika tidak ada akses atau mungkin area yang dapat memungkinkan untuk membuat bangunan scaffolding dari bagian bawah. Untuk scaffolding hanging ini, biasanya ujung tiang bangunan atas dan bawah harus diaplikasikan dan dipasang stopper atau safety clam untuk mencegah bangunan scaffolding atau steger agar tidak jatuh melorot.

  1. Scaffolding Kantilever

Jenis bangunan scaffolding yang ketiga adalah scaffolding kantilever. Ini adalah jenis bangunan scaffolding yang biasanya dibuat untuk lantai kerja di luar area dari pondasi steger. Bangunan ini akan diperkuat dengan menggunakan bagian yang dinamakan bracing yang dapat berfungsi sebagai penahan beban dari bangunan tersebut dan beban dari para pekerja yang menggunakan steger ini.

  1. Scaffolding Spur

Berbeda dengan steger pada umumnya, scaffolding spur adalah scaffolding yang keluar dari struktur scaffolding. Biasanya, scaffolding dengan jenis ini digunakan saat adanya penambahan lokasi area pekerjaan di luar dari area bangunan scaffolding yang telah dibuat namun masih dapat dijangkau dengan menggunakan atau membuat lantai tambahan kerja yang baru. Mengapa dinamakan dengan scaffolding spur? Hal ini karena adanya penambahan spur. Spur adalah pipa diagonal yang digunakan sebagai penahan bangunan scaffolding tambahan dan juga untuk para pekerja bangunan yang akan menggunakan steger ini.

  1. Scaffolding Mobile

Selanjutnya adalah scaffolding mobile. Scaffolding ini adalah steger atau perancah yang dapat digeser sehingga dapat memudahkan para pekerja bangunan yang ada. Biasanya, scaffolding dengan jenis ini dilengkapi dengan castor atau roda yang dipasang atau diletakkan pada tiap tiap ujung atau tiang pada bagian bawah.

Itulah tadi beberapa jenis bangunan scaffolding yang dapat kami informasikan. Kini dengan mengetahuii jenis jenis bangunan scaffolding ini anda dapat menentukan atau membeli steger yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anda dari agen yang jual steger atau scaffolding.

Tags: steger, scaffolding


Share this info

Popular Listings